
Okey babak baru lah kalo gw bilangnya, hmmm sedikit mengutip dari beberapa kejadian yang membawaku kesebuah atmosfer perjalanan cinta gw dulu. Memang sih terdengarnya menyakitkan untuk hal yang namanya putus, tapi disatu sisi putus ataupun jadian adalah suatu kalo versi gw gw bilangnya suatu yang sakral. Entah dari mana dan siapa yang nyangka tanpa disadari "kita merasakan sayangbanget ma sesorang yaitu ketika kita jadian dan putus (*kecuali playgrup, eits playboy maksudnya ga bakal pernah merasakan ini). Memang tingkat kejenuhan orang2 berbeda-beda dan itu ga bisa diukur dengan satuan cm, kg, amstrong ataupun apapun itu. yang jelas dari kesakralan (jadian dan putus) itu adalah sesuatu yang perlu kita mengepal tangan, menaruh dibawah dagu dan mata menghadap keatas (*berpikir i mean), banyak orang yang meluapkan kebahagiaan itu dengan banyak cara, ada yang sampai ada yang dinamakannya PJ (pajak jadian), berteriak sepuasnya, menulis, dengerin lagu sesuai suasana, bengong atau merasa ga nyangka, ataupun semangat untuk semua hal ampe kocehpun ga jadi masalah. Dan, apakah perlu kita untuk bersedih ketika kita menjadi aktor utama yang dimana kita dilibatkan di serial "putus"? hmmm gw mikir itu adalah pembodohan dan suatu kesalahan. kalo untuk gw, jujur pernah nangis untuk seorang gadis yang pernah gw putusin gw (*episode lama), dan itu adalah fatal memang pure kesalahan gw dan itu adalah sebuah puzzle untuk hidup gw karena mengapa? gw sadari itu karena kurangnya menyadarinya gw tentang arti p-e=pe, r-a=ra, s-a=sa +an, memang si sampai sekarang gw udah akui itu salah dan hampir beberapa pekan gw merasa "public enemy",. Gw ga sesali, karena setiap manusia diciptakan pasti pernah melakukan kesalahan dan memudahkan untuk berkata "sudahlah". Tapi tetap ajah ga pengen untuk di cap yang jelek-jelek. hey ladies and gentle man saat kali n benar merasa sudah putus, Kamu boleh berduka cita. Ini lebih baik daripada memendam perasaan. Hanya saja, cobalah untuk tetap bersikap anggun. Jangan keliatan murung di hadapannya. Berakting sedih seperti pemain sinetron tidak ada pengaruhnya bagi orang lain. Coba lah untuk tetap tidak sembrawut okey. Hal yang juga perlu disaat kamu merasa putus for example like this : Kalau kamu bilang nggak ada seorang pun yang memahami situasinya, kamu salah besar. Kita semua pernah mengalami trauma putus cinta, jadi kita semua mengerti dan ingin melupakannya. Tapi jangan muntahkan perasaanmu pada semua orang yang kamu temui. Asal tahu saja, banyak orang sering tidak peduli dengan perasaan orang lain. Dan seandainya kalian merasa putus secara mendadak seperti dipaksa mengubah kebiasaan dengan tiba-tiba. Biar nggak takut menghadapinya sadari aja kamu mendapat pengalaman baru akibat perubahan itu, yaitu pematangan emosi yang ternyata bisa menguatkan watak. Hal-hal simple lain yang cukup penting buat kaum kaum yang baru mencicipi "horornya" putus cinta seperti : belanja sepuasnya, sibukanlah dirimu, banyak2in teman, cari seuatu yang baru (*bisa membuat kamu bisa melupakan si dia like editing photografy, cooking). Kembali ke tema, hidup itu adil dan memang kalo kalian menyadari yang walaupun jodoh udah digariskan bukan berarti kita hanya duduk diam, murung dan berkurung diri disangkar saja. Ayolah usaha, manusia diciptakan untuk berusaha. Dia udah pergi dengan yang lain? yaudah kamu Nyisipin ajah dalam genggaman kamu kata "aku turut bahagia untukmu". Memang perasaan orang berbeda-beda, ada yang trauma setelah putus dan akhirnya terlalu berhati-hati dalam memilih, pernah teman gw berkata dan mungkin itu guyonan, dia berkata "koleksi, seleksi, eliminasi" hhhhmmmm dan beranggapan ga setuju, itu bisa mengakibatkan boomerang yang dahsyat buat kita. Itu namanya sma dengan kita mengenyampingkan suatu perasaan:) setuju ga?. Putus cinta sesungguhnya bukan sesuatu yang menjadi rintang buat tangga hidup, percayalah. diluar sana masih banyak yang menyayangi kita dan itu real. Efek rumah kaca berkata "nikmati saja kegundahan ini, segala denyutnya yang merobek sepi, kelesuan inijangan lekas pergi, aku menyelami sampai letih hati". Memang terlihat tidak adil ketika kita menyayangi seseorang dan akhirnya bakal kita yang dirugikan. Hahahahha hey, lukislah kata ikhlas dihatimu sekarang juga dan ini penting. Nyesek juga si digituin hehhee tapi disitulah kita dilatih untuk slalu mencoba lagi dan lagi lebih. Perjalanan hidup masih cukup banyak, kembali keprioritas utama akan lebih baik. yang kuliah yaudah kuliah ajah dulu tapi semua itu ga menutup kemungkinan kita bakal dilibatkan di sinetron "jatuh cinta lagi". Jangan kamu abaikan itu karena kembali lagi bahwa kita memang dituntuk untuk berusaha (*kesempatan datang dari mana saja). Percaya ga percaya, hal yang penting dalam hidup adalah memahami kalo gw bilangnya "waktu talenta dan kesempatan". Cinta itu rimba dan kita tinggal pilih "mau jadi singa atau mau jadi kambing". hhhhhmmmmm cus yur main. (myheroismuhammadfuady, 2009).
